Tampilkan postingan dengan label LIFE WONDERFUL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIFE WONDERFUL. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2014

Memandang `The Lost World` dari Puncak Gunung Roraima

posted by Unknown di 03.44 0 komentar


Amerika Selatan Ingatkah Anda pada film Jurassic Park: The Lost World, dimana terdapat pemandangan memandang hamparan awan dari puncak gunung?
Pemandangan yang sama seperti di film akan Anda temui ketika tiba di puncak gunung Roraima yang berada di Amerika Selatan ini. Puncaknya yang berupa dataran lebar, seringkali disebut sebagai Table Mountain. Namun penduduk menyebutnya Maverick Rocks.
Seperti dilansir Selasa (1/4/2014), dari ketinggian 2.810 meter dari permukaan laut ini, Anda bisa menyaksikan pemandangan hamparan awan seperti di film, dan itulah yang menjadi inspirasi Sir Arthur Conan Doyle ketika menulis novel The Lost World.


Tak hanya itu, gunung ini juga menjadi inspirasi dalam film animasi karya Disney Pixar, yaitu Up. Dalam dokumentasi Behind The Scenes film Up, diceritakan ketika Tim Pixar mendaki gunung ini untuk mengambil gambar dan memindahkannya dalam bentuk animasi.
Sejak ditemukan pada tahun 1596 oleh Sir Walter Raleigh, sejumlah dokumentasi telah dilakukan di area ini. Tahun 2006, sebuah dokumenter dibuat mengenai gunung ini. Bertajuk The Real Lost World, documenter berdurasi dua jam tersebut ditayangkan di sejumlah program terkemuka seperti Animal Planet, Discovery HD Theatre, dan jaringan televisi Kanada yaitu OLN.


Realitas lainnya, gunung seluas 31 kilometer persegi ini juga menjadi perbatasan tiga negara: Venezuela, Brasil, dan Guyana. Datarannya yang subur menjadi rumah bagi banyak habitat spesies tanaman.


Spekulasi beredar bahwa puncak gunung Roraima ini pernah menjadi tempat pendaratan pesawat alien, sehingga puncaknya menjadi datar seperti sekarang. Sejarah eksistensi gunung ini pun masih menjadi misteri, karena di area ini nyaris tidak ditemukan sisa-sisa fosil purba sebagaimana yang banyak terdapat di wilayah Amerika Selatan.
Yang jelas, banyak pendaki mengesampingkan segala rumor yang beredar mengenai gunung tersebut, dan menuju kesana hanya untuk menikmati pemandangan The Lost World yang sesungguhnya.
- See more at: http://lifestyle.liputan6.com/read/2030539/memandang-the-lost-world-dari-puncak-gunung-roraima#sthash.MuZmHQan.dpuf

Sabtu, 12 Oktober 2013

MANUSIA SETENGAH SALMON

posted by Unknown di 21.28 0 komentar
Film baru bang Radit Guyss.... 
Lets CheckitOUT :D

Ketika ibunya (Dewi Irawan) memutuskan untuk pindah dari rumah semasa dia kecil, Dika (Raditya Dika), seorang penulis, justru berusaha pindah dari hal-hal yang selama ini dia susah untuk lepaskan: cerita cintanya yang lama dengan Jessica (Eriska Rein) hingga hubungannya dengan bapaknya (Bucek). 

Meskipun kurang menyetujui rencana ibunya pindahan, namun Dika tetap membantu. Mereka mencari rumah yang baru, satu demi satu. Pengalaman lucu mereka dapatkan ketika rumah yang mereka kunjungi ternyata tidak ada yang cocok. Satu rumah ada yang jelek banget, rumah lainnya ada kuburan dan bekas orang gantung diri. Mereka sempat putus asa, sampai akhirnya Dika menemukan sebuah rumah, yang menurut ibunya sempurna. Di saat ini juga Dika bertemu dengan Patricia (Kimberly Ryder) seorang cewek nan cantik, dan mulai melakukan pendekatan. 

Masalah timbul ketika sudah pindah rumah, karena Dika tidak menyukai rumah barunya. Kenangan dengan rumah lama masih membekas. Sementara itu, hubungan Dika dengan Patricia juga terganggu, karena mantan Dika, Jessica tanpa dia sadari masih membayang-bayanginya.

Hal menggelikan terjadi ketika Dika mendapatkan supir (Insan Nur Akbar) yang bau ketek, dan menyebabkan Dika 
mengalami dilema untuk memecatnya atau mengorbankan paru-parunya. Adik Dika, Edgar (Griff Pradapa), juga bersiap 
untuk ujian nasional dengan cara-cara yang aneh. Kelakuan bapaknya yang ingin dekat dengannya, tapi melalui cara yang 
mengesalkan Dika, juga membuat momen tersebut jadi komedi yang mengharukan.

Dika pada akhirnya menyadari bahwa perjalanannya untuk pindah rumah, juga merupakan perjalanan dia untuk berpindah 
dari hal-hal yang selama ini menahan dia untuk tumbuh menuju kedewasaan. Ternyata keputusan untuk berkomitmen, 
adalah keputusan untuk berpindah seperti rombongan jutaan Salmon yang menempuh perjalanan 1.448 km untuk kawin, 
dibayangi berbagai ancaman predator.

Jumat, 17 Agustus 2012

We Couldbe Anything ~ Nolan Sotillo ^lyric^

posted by Unknown di 00.37 0 komentar
every day
friends & lovers grow like flowers
make mistakes
and spend your hours
living it down
life's a game
a journey for us inside out
no doubt
no doubt
but down the road
you're bound to take a different route
where it goes
nobody really knows
i've found
in the end it always comes back around
somehow somehow

Kamis, 16 Agustus 2012

Derai Air mata di senyum Mungil ku

posted by Unknown di 02.30 0 komentar
Krrriiiiiiiii....nnnggggg... alarm handphoneku berdentang keras membangunkanku pagi ini. dengan setengah sadar dan mulai mengucek-mengucek mata akupun melangkah ke kamar mandi. Kuingat lagi hari apa ini??
oh ternyata hari ini hari minggu. saatnya bersantai pkirku dalam hati (sambil tersenyum kecil ku menyengir).

Draaagggg. . . aku terkejut sambil berteriak apa itu??
ibuku tertawa geli dengan khas wajahnya yang bundar pasih layaknya kue donat yang siap di santap. . .

Ada apa bu? >:/ dengan nada setengah bingung menahan nafas agar tidak terciyum bau uap ku. . .
Tiba-tiba aku merasa ada yang kurang dengan hari ini tapi apa ya??
oooohhh iya ayah? dimana ayah??
aku bertanya pada ibuku dimana ayah berada)?

Bu ayah dimana?? masih tidur?/ gak biasanya kataku melirih.
angghh. . . kau lupa ayahmu kan sudah berangkat berapa hari yang lalu untuk kembali bekerja kata ibukuk

Oia aku lupa bu. . .
ibuku tertawa geli. tidak ku sangka aku bisa melewati masa-masa sulitku yang hampir membunuhku selama 17 tahun ini. kembali aku teringat akan kenangan silam yang takkan aku lupakan dalam memoriku.

Masa dimana keluh kesah yang tak lagi mampu menghadangku dengan caranya tak dapat lagi ia berharap aku akan secepat itu menyerah pada nasib.
16 tahun aku baru bisa bernafas sedikit legah
aku terduduk bersandar pada titik tulang yang lemah menahan sakit yang amat sakit aku rasakan . . .
sejauh ini ayahku cukup berubah tidak seperti dulu . . .
aku tidak tahu apakah aku sanggup menghadapi semua ini . . .
saat aku mengingat ini aku selalu menangis bahkan menyalahkan diri dan keadaan tahukah kau apa yang kurasakan wahai teman- teman??

Dulu ayah selalu melarang dan memarahiku jika aku terlalu banyak bermain. bukan hanya itu saja ayah tak dapat menahan amarahnya dan sering memukulku tak jarang bekas pukulan dari ayah berdarah dan amat perih. itu sebabnya aku tidak pernah merasa betah jika berada dirumah.

Hei kau tidak mandi?// melamun aja dagh jam 9 ni. mandi sana??
aku mengiyakan perkataan ibuku dengan segera
kulangkahkan kakiku menuju kamar yg digunakan orang untuk menyegarkan tubuhnya kembali.
akan tetapi pikiran ku melayang dan lari dari peredaran aku masih saja teringat kejadian kejadian dulu sambil merintih di kamar mandi aku menangis betapa kalutnya hidupku dahulu jauh dari yang namanya kegembiraan layaknya anak-anak seusiaku.

Kupandang atap yang menerawang keatas puncak mahligai. kurasakan alunan angin mulai menenangkanku.tanganku seolah tak cukup kuat mengguyurkan air kearahku. dengan secepat kilat kucoba perlahan dan seolah berlari mengejar air yang terbuang sia-sia dihadapanku.

Tapi di sela sela aku membersihkan muka ku dengan face cream air mataku keluar dan bertumpahan tak tertahankan lagi aku segera membasuhnya dengan air berharap kesedihanku takkan ada orang yang tahu terutama ibuku jangan sampai ia melihatku menangis.

Apa kau sudah sia mandinya teriak ibuku dari arah dapur //
ibuku mengulang perkataannya kembali tapi akuk tidak hiraukan.
lalu ibuku menggedor kamar mandi untuk menanti jawabanku.
ibuku bertanya lagi apa kau sudah siap mandi??
seketika aku tersadar dengan cepat aku menjawab iya sudah siap . . .

Keseharianku berada dirumah tu mustahil segenap mungkin
jujur aku tidak pernah merasa kalau sehari saja aku bisa berada di rumah
iibuku menyuruhku jika aku liburaann barang sehari saja aku harus bekeja yaya. . . aku akan turuti apapun yang dikatakn ibuku selagi itu baik buatku.

Aku bukan anak yang manja seperti mereka yang menghandal kan dan memeras orang tuany untuk beli ini dan itu tidak aku bukan seperti itu.
aku cukup mengerti keadaan yang buat aku akan jatuh bahkan tidak segan untuk membunuh diriku sendiri.
aku kuat aku tidak ingin ibuku sedih apapun itu wlaupun nyawa taruhannya aku akan selalu lakukan.

Aku bekerja sejak umur 6 tahun aku jarang berada dirumah setiap tahun aku selalu merayakan lebaran bersama orang yang sangat menyayangiku dia memanggilku nenek.
sulit untuk tinggal dirumah orang lain.
tapi aku slalu bersyukur dan tidak mau meneluh aku tidak mau sebodoh itu.

Aku yakin aku cukup kuat menerima semua kenyataan dan puaskah kalian menghina aku? mengucilkan keluargaku ayah ibu n adik adikku. belum cukupkah kalian menyiksa aku?/

Aku ingin berteriak sekuatnya agar mereka tahu bagaimana jika aku menjadi dan membalas apa yang kalian buat terhadapku.
mungkin ada jalan lain di balik ini semua aku yakin allah tetap bersamaku

Satu hal yang aku tahu bahwa hidup ini keras sekeras hatimu jika kau memaksakan kehendakmu dan mencoba mencari ketenangan di luar rumah percuma itu semua malah menghancurkan dirimu.

Aku selalu takut untuk berhadapan dngan keberanian aku takut aku tak mampu menahan semua yang tidak seburuk apa yang dikatakan tetanggaku dan oran-orang di sekelilingku.

Terkadang aku merasa ibah dengan diriku. tapi inilah kisahku yang penuh dengan ratapan dan tangisan semua ini hanya bisa aku pendam.
sampai sekarang aku menjauh dari teman-temanku mencoba berdiri di atas tubuh yang tak snggup menampung kata-kata hinaan dari mereka.

Tahukah kalian apa yang ada di pikiranku setiap waktu??
bGimN KU BISa keluR Dri keterpurukkanku?
bagaimana aku keluar dari semua ini?
aku juga punya paman tapi tuidak ada yang memilikiakal logis mereka semua memiliki msifat yang tidak baik dan salah satu pamanku mengalami gila mental.
keadaan rumah yang bising dn tidak berkecukupan tangisan adikku dan hinaan orang terhadap keluargaku ditambah dengan istirahat yang tidak cukup untuk memulihkan tubuhku.

Inilah yag ku alami walaupun begini aku yakin aku snggup

Rabu, 02 Mei 2012

Indahnya menjadikan Hidup lebih bermakna :D

posted by Unknown di 02.57 7 komentar
Seringkali kita mendengar ungkapan “Pengalaman adalah guru terbaik”, bahkan mungkin ungkapan ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Mayoritas masyarakat di lingkungan kita hampir sama dalam memaknai arti ungkapan tersebut. Secara umum makna unkapan dari “Pengalaman adalah guru terbaik” yaitu suatu kejadian atau peristiwa yang menimpa perjalanan hidup kita pada masa yang telah lewat baik  peristiwa menyenangkan maupun tidak menyenangkan, kemudian atas kejadian atau peristiwa tersebut kita jadikan sebagai suatu pelajaran, peringatan dan motivasi  yang berharga dalam menyikapi dan menentukan langkah  perjalanan hidup berikutnya.


Pada dasarnya, kejadian atau peristiwa  menyenangkan dan tidak menyenangkan adalah sebagai suatu akibat dari apa yang telah kita usahakan dan perjuangkan sebelumnya. Bila kita mengusahakannya dengan cara yang salah, tanpa perencanaan matang dan pertimbangan cermat, maka kita akan menuai hasil atau kenyataan yang tidak menyenangkan dan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Begitupun sebaliknya, bila kita mengusahakannya dengan cara yang benar, perencanaan matang dan pertimbangan yang cermat, maka kita tinggal menunggu sesuatu yang menyenangkan itu datang pada diri kita.
 

_ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos